Lubang di dinding gypsum — akibat gagang pintu yang terbentur atau paku yang dicabut — adalah kerusakan rumah paling umum sekaligus paling mudah diperbaiki sendiri. Dengan dempul dinding, amplas, dan sedikit cat, Anda bisa mengembalikan dinding mulus seperti baru tanpa memanggil tukang.
1. Tambal Lubang Kecil dengan Dempul
Untuk lubang paku atau retakan rambut, cukup oleskan dempul dinding (wall filler) dengan kape, ratakan, dan biarkan kering 2–4 jam. Setelah kering, amplas halus dengan amplas grit 120 sampai rata dengan permukaan dinding. Oleskan dempul sedikit lebih tebal dari permukaan — dempul menyusut saat kering.
2. Perbaiki Lubang Besar dengan Patch
Untuk lubang sebesar kepalan tangan, gunakan patch jaring perekat (mesh patch) yang ditempel menutupi lubang. Oleskan dempul di atasnya dalam 2–3 lapisan tipis, biarkan setiap lapisan kering sebelum lapisan berikutnya. Lapisan tipis bertahap jauh lebih rapi daripada satu lapisan tebal yang mudah retak.
3. Amplas dan Bersihkan Debu
Pengamplasan menentukan hasil akhir. Amplas dengan gerakan melingkar ringan, lalu usap debu dengan kain lembap atau spons basah agar cat menempel sempurna. Gunakan masker saat mengamplas — debu gypsum tidak baik untuk pernapasan.
4. Cat Ulang dengan Teknik Tepat
Oleskan primer atau cat dasar pada area tambalan agar warna tidak belang, lalu cat dua lapis dengan roller kecil. Gunakan cat sisa dari pengecatan awal agar warnanya persis sama. Cat dengan gerakan menyilang (seperti huruf W) untuk hasil yang rata tanpa bekas roller.
Kerjakan perbaikan di siang hari dengan cahaya terang agar setiap ketidakrataan terlihat jelas. Dengan kesabaran, tambalan Anda akan tidak terlihat sama sekali — bahkan Anda sendiri akan lupa di mana letak lubangnya dulu.